Wednesday , 28 October 2026
Daerah

Langgar Etika Jurnalistik, 6 Oknum Wartawan Penyebar Fitnah Terhadap Pengacara Ternama Diamankan Polisi

Tangerang – Swarapembangunannews.com

Dunia jurnalistik kembali tercoreng oleh ulah segelintir oknum yang mencederai nilai-nilai profesi mulia ini. Enam orang yang mengaku sebagai wartawan dan tergabung dalam akun Instagram @wartawantangerangnewsberita akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka diduga kuat telah melakukan pencemaran nama baik terhadap seorang pengacara ternama di Tangerang, Daniel Mardona, SH, MH, MM.

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi bernomor: LP/B/830/VII/2024/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya, yang menjerat keenam pelaku dengan pelanggaran Pasal 27 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Surat Tanda Terima Laporan Polisi yang dilakukan Pengacara Daniel Mardona

Konten-konten yang disebarkan lewat akun media sosial tersebut berisi narasi yang diduga sengaja dibangun untuk merusak reputasi hukum Daniel Mardona. Sayangnya, alih-alih menyajikan informasi berdasarkan prinsip jurnalisme yang benar, para pelaku justru menyebarkan kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan menjurus pada fitnah.

Daniel Mardona, sebagai pihak yang dirugikan, menyambut baik langkah hukum yang diambil oleh aparat kepolisian. Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Polres Metro Tangerang Kota.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Tim Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, yang sudah melakukan tugasnya dengan Presisi sesuai semboyan POLRI,” ujar Daniel.

Daniel memberikan apresiasi kepada Tim Reskrim Polres Metro Tangerang Kota

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba menyalahgunakan profesi wartawan demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Dunia pers memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan beretika. Apa yang dilakukan para oknum ini jelas bukanlah praktik jurnalistik, melainkan tindakan melawan hukum.

Langkah tegas ini juga menjadi bukti bahwa ruang digital bukan tempat bebas untuk menebar fitnah. UU ITE siap menjerat siapa pun yang dengan sengaja menyebarkan informasi palsu dan merusak kehormatan orang lain.

Swara Pembangunan mengajak masyarakat, khususnya para pengguna media sosial, untuk lebih bijak dalam menyebarkan dan mengonsumsi informasi. Dan bagi para wartawan sejati, semoga peristiwa ini semakin mengukuhkan komitmen untuk menjaga integritas profesi dan menjunjung tinggi kebenaran. (And)

Related Articles

DaerahNasional

Ikuti Zoom Deklarasi Tolak Narkoba di Pimpin Kapolri, Polres Toba Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba

TOBA | swarapembangunannews.com Polres Toba menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberantasan peredaran gelap...

Daerah

Kapasitas Legalitas XPN 99 Jadi Fokus RDP Khusus DPRD Toba

TOBA | swarapembangunannews.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Rapat...

Daerah

Perkuat Senergitas, Lembaga Swadaya Masyarakat & Insan Pers Gelar Coffee Morning Bersama Kapolres Toba

BALIGE | swarapembangunannews.com Guna mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang harmonis,...

Daerah

Wabup Toba Hadiri Kl Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Toba | swarapembangunannews.com Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menghadiri Penganugerahan...