Wednesday , 28 October 2026
Daerah

May Day, Ribuan Nasib PHK Besar Besaran di Sumut, Mau di Bawa Kemana

Balige, Swara Pembangunannews.com

May Day atau Hari Buruh Internasional, memang sering di sebut sebagai “Hari Kemerdekaan Buruh”karena merupakan hari perayaan bagi pekerja untuk memperjuangkan hak hak mereka dan menuntut keadilan.

Di acara Konferensi pers, Berlin Marpaung Ketua Umum Serikat Buruh Independent (SBI) yang sekaligus ketua Aliansi serikat pekerja buruh kabupaten Toba di salah satu kedai kopi ternama di balige 29/04/2026. Khusus nya di Provinsi Sumut, May Day di tgl 1 Mei 2026 ini, akan menjadi “Hari Buruh Berduka”karena bertambah nya jumlah angka pengangguran yang ada di kabupaten Toba dan daerah daerah kabupaten yang lain pemutusan hubungan kerja (PHK) besar besaran, itu di sebabkan pencabutan ijin pengelolahan 13 perusahaan termasuk PT.TPL.tbk yang ada di prov sumut oleh pemerintah.

“Coba bayangkan 11 ribu pekerja terdiri dari karyawan permanen, BHL, PKWT, dan karyawan mitra (outsourcing) yang di PHK mau dibawa kemana ini, mereka rata rata sudah berumah tangga, biaya kehidupan keluarga dan biaya BPJS kesehatan mereka yang biasa di tanggung perusahaan tidak ada lagi, jangan tutup mata gubernur Sumut Bobby Nasution dan bupati Toba”

Ada beberapa poin penting yang kami minta kepada Gubernur Sumut, karena juga sudah menyetujui pencabutan ijin PT.TPL.tbk, di antaranya;

Gubernur Bobby Nasution segera mencari solusi yang pas untuk nasib ribuan PHK. Memperhatikan dan menanggungulangi BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, terutama pengurusan kartu Indonesia sehat.

Mereka itu di PHK bukan perusahaan bangkrut, mereka di PHK karena pencabutan Ijin perusahaan oleh pemerintah, ini kan dampak nya luas, perekonomian juga kena dampak, daya beli masyarakat pun jadi berkurang, seharus nya pemerintah peka dengan hal ini, harus di cari solusi nya oleh Gubernur Bobby dan Bupati Toba,”tambah nya

Di tempat yang sama, Yanto Siregar ketua DPC F-HUKATAN-KSBSI kabupaten Toba. Hampir keseluruhan pekerja di PHK di angka 80 persen. Kita informasikan ya sekitar ribuan pekerja di PT.TPL.tbk di PHK. Akan dibawa kemana nasib nya. Kami juga mempertanyakan peran dan tanggung jawab pemerintah kabupaten Toba dan gubernur Sumut.

 Di samping itu Berlin Marpaung juga meminta undang undang cipta kerja di tinjau kembali, yah di revisi lah segera. (ROBB)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

DaerahNasional

Ikuti Zoom Deklarasi Tolak Narkoba di Pimpin Kapolri, Polres Toba Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba

TOBA | swarapembangunannews.com Polres Toba menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberantasan peredaran gelap...

Daerah

Kapasitas Legalitas XPN 99 Jadi Fokus RDP Khusus DPRD Toba

TOBA | swarapembangunannews.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Rapat...

Daerah

Perkuat Senergitas, Lembaga Swadaya Masyarakat & Insan Pers Gelar Coffee Morning Bersama Kapolres Toba

BALIGE | swarapembangunannews.com Guna mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang harmonis,...

Daerah

Wabup Toba Hadiri Kl Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Toba | swarapembangunannews.com Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menghadiri Penganugerahan...