JAKARTA,Swara Pembangunan, 17 April 2025
PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk resmi mengumumkan perubahan susunan Dewan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa, 14 April 2026 di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Keputusan ini disetujui secara musyawarah mufakat oleh seluruh pemegang saham yang hadir, baik secara langsung maupun melalui perwakilan, sebagai langkah strategis untuk memperkuat kepemimpinan perusahaan ke depan.
Agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) antara lain pelaporan kinerja tahun buku 2025, pembagian dividen, serta pengangkatan dan pergantian anggota Dewan Direksi Perseroan. RUPS menyetujui pembayaran dividen sebesar Rp 26,05 per lembar saham yang totalnya mencapai Rp 41.6 miliar atau 23,13 % dari laba bersih. Sepanjang 2025, Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 1.121 triliun dengan laba bersih tahun berjalan Rp 180.19 miliar.
Corporate Communication Manager PT Pembangunan Jaya Ancol, Daniel Windriatmoko, menjelaskan bahwa perubahan tersebut terjadi pada susunan Dewan Komisaris dan Direksi perseroan. “RUPS juga menyetujui perubahan Susunan Pengurus Perseroan, untuk memperkuat strategi bisnis ke depan, “ucapnya
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru berlaku efektif sejak ditutupnya RUPS ini adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Bapak Irfan Setiaputra
- Komisaris: Ibu Suharini Eliawati
- Komisaris: Bapak Lies Hartono
- Komisaris: Bapak Sutiyoso
- Komisaris Independen : Ibu Trisni Puspitaningtyas
Dewan Direksi:
- Direktur Utama: Bapak Syahmudrian Lubis
- Direktur: Bapak Cahyo Satriyo Prakoso
- Direktur: Bapak Daniel Nainggolan
- Direktur: Bapak Eddy Prastiyo
- Direktur: Ibu Rahmaniar
Meski situasi eksternal masih menghadapi tantangan ekonomi global, Perseroan tetap fokus pada inovasi dan efisiensi operasional, seperti digitalisasi layanan ticketing, peningkatan fasilitas pengunjung, serta pengembangan konten/event tematik baru, sehingga berhasil mempertahankan pendapatan seperti tahun lalu.
Daniel menjelaskan bahwa Ancol tetap akan fokus pada inovasi dan efisiensi di tengah situasi tantangan ekonomi global, selain itu Perseroan saat ini berada pada sebuah titik yang krusial, bukan untuk bertahan, tetapi lebih dari itu untuk melangkah ke fase transformasi berikutnya, “ungkapnya
“Ancol di masa depan harus bergeser dari sekedar destinasi kunjungan menjadi destinasi yang memberikan experiences, membangun ekosistem yang terintegrasi, “tuturnya
Fokus Ancol kedepan antara lain :
- Meningkatkan value per customer, bukan hanya sekedar jumlah pengunjung
- Mengoptimalkan asset dan ekosistem, bukan hanya operasional
- Mengoptimalkan data sebagai penggerak keputusan bukan hanya asumsi
- Membangun kolaborasi strategis yang memperkuat daya saing jangka panjang
Transformasi ini bukan hanya strategi semata, tetapi lebih kepada menanamkan sebagai budaya kerja (culture) dan sumberdaya manusia (people) dengan disiplin ketat untuk eksekusi yang tepat.
Ke depan, ada sebuah semangat baru untuk membangun Ancol yang lebih relevan dan lebih berdampak bagi masyarakat, bagi pemegang saham dan bagi masa depan kota Jakarta
Leave a comment