Toba | swarapembangunannews.com
Kepala Puskesmas Tandang Buhit Ibu Hotmauli Sihite terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya. Sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer, Puskesmas Tandang Buhit kini memperketat intervensi pada dua fokus utama, yaitu percepatan penurunan angka stunting dan pengendalian penularan penyakit menular di masyarakat.
Ibu Hotmauli Sihite menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dipisahkan dari kondisi kesehatan lingkungan dan riwayat infeksi pada anak.
Oleh karena itu, Ibu Kapus Tandang Buhit menerapkan strategi integrasi yang menyasar langsung akar permasalahan di lapangan.
“Penurunan stunting memerlukan intervensi sensitif dan spesifik. Kami tidak hanya fokus pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga memastikan anak-anak terhindar dari penyakit infeksi menular yang dapat memperburuk kondisi gizi mereka,” ujar
Saat ditemui awak media di ruang kerjanya Rabu, (02-09-2026)
Puskesmas Tandang Buhit memaksimalkan pendampingan pada periode. Melalui kader Posyandu di setiap desa dan kelurahan, pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi bagi ibu hamil, serta pemenuhan ASI eksklusif diperketat.
Langkah nyata ini sejalan dengan target dalam mengoptimalkan pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Pihak puskesmas rutin mendistribusikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal untuk balita dengan kategori berat badan kurang (underweight) dan gizi kurang, guna mencegah mereka jatuh ke dalam kondisi stunting.
Memutus Rantai Penyakit Menular
Di sisi lain, pengendalian penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC), Demam Berdarah Dengue (DBD), dan infeksi saluran pencernaan menjadi perhatian serius. Penyakit infeksi yang berulang dinilai menjadi salah satu pemicu utama anak mengalami gagal tumbuh karena penyerapan nutrisi yang terganggu.
Upaya preventif dilakukan melalui peningkatan imunisasi dasar lengkap pada bayi, penyuluhan berkala mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pengawasan sanitasi lingkungan pemukiman warga.
Pihak Puskesmas Tandang Buhit mengimbau seluruh lapisan masyarakat, perangkat desa, serta TP PKK untuk saling bersinergi. Kesadaran orang tua untuk rutin membawa balita ke Posyandu serta menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama keberhasilan program ini demi mewujudkan generasi Toba yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (Robby)
Leave a comment