JAKARTA,Swara PembangunanNews,2 Mei 2026 – Suasana di kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat, sangat meriah dan penuh semangat dalam perayaan My Day yang digelar hari Jumat (1/5/2026). Ribuan buruh dari berbagai sektor industri memadati area lapangan utama, menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto dengan sorak-sorai dan tepuk tangan yang membahana. Dalam peristiwa bersejarah ini, Kepala Negara tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga mengumumkan langkah-langkah strategis untuk melindungi kesejahteraan pekerja.
Dalam pidatonya yang tegas, Presiden Prabowo menyoroti kekhawatiran besar yang sering dirasakan oleh para buruh terkait ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Menurutnya, ketidakpastian pekerjaan adalah beban berat yang harus diselesaikan oleh negara. Oleh karena itu, beliau menegaskan komitmen kuat untuk tidak membiarkan buruh kehilangan mata pencaharian tanpa perlindungan dan solusi yang jelas dari pemerintah.
Pada momen tersebut, Presiden Prabowo secara resmi mengumumkan dan mengesahkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi PHK. Satgas ini dibentuk melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 sebagai wujud komitmen pemerintah dalam melindungi pekerja dari ancaman PHK massal.
Melalui kebijakan ini, pemerintah akan turun tangan langsung untuk mengantisipasi, mencegah, dan menangani kasus PHK agar tidak merugikan pihak pekerja. “Kami tidak akan tinggal diam. Satgas ini akan bekerja keras memastikan bahwa setiap kebijakan perusahaan tetap memperhatikan hak asasi dan kesejahteraan kalian,” ujar Presiden disambut gemuruh tepuk tangan.
Lebih lanjut, Kepala Negara menjelaskan bahwa Satgas ini akan berfungsi sebagai garda terdepan yang menjembatani komunikasi antara perusahaan, serikat pekerja, dan pemerintah. Segala bentuk potensi PHK akan dikaji ulang, dan upaya-upaya penyelamatan pekerjaan akan dilakukan maksimal. Jika PHK memang terpaksa dilakukan, maka pemerintah memastikan pesangon dan hak-hak lainnya dibayarkan sesuai aturan yang berlaku dan seadil-adilnya.
Suasana di lokasi acara menjadi semakin haru dan antusias saat mendengar pengumuman penting tersebut. Para buruh merasa sangat dihargai dan terlindungi karena pemimpin negara bersedia mengambil langkah konkret demi nasib mereka. Perayaan My Day kali ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi titik awal adanya perlindungan hukum dan kebijakan yang lebih kuat bagi kaum pekerja.
Menutup sambutannya, Presiden Prabowo berpesan agar seluruh pekerja tetap semangat dan optimis. Pemerintah akan terus hadir dan bergerak cepat dalam menyelesaikan masalah di dunia kerja. Dengan adanya Satgas Mitigasi PHK ini, pemerintah menegaskan negara hadir untuk membela buruh yang terancam PHK dan meningkatkan perlindungan sosial tercipta lingkungan kerja yang lebih aman, adil, dan sejahtera.
Satgas ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah berpihak kepada rakyat kecil. Beliau menekankan bahwa buruh adalah aset bangsa, dan melindungi pekerja berarti melindungi stabilitas ekonomi nasional. Tidak boleh ada lagi buruh yang diperlakukan semena-mena atau kehilangan haknya demi keuntungan sepihak.
Tiur
Leave a comment