Thursday , 28 May 2026
Nasional

Gudang Garam Terancam Bangkrut : Raksasa Rokok yang Mulai Goyah

Jakarta, Swara Pembangunannews.com

Perusahaan rokok legendaris Indonesia, *Gudang Garam*, tengah menghadapi masa-masa sulit. Setelah puluhan tahun mendominasi industri tembakau nasional, kini perusahaan ini terancam bangkrut akibat penurunan laba yang sangat drastis dan berbagai tekanan eksternal yang terus membayangi.

Penurunan Laba yang Mengkhawatirkan

Pada tahun 2024, Gudang Garam hanya mampu membukukan laba bersih sebesar Rp981 miliar—anjlok hingga *82%* dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,3 triliun. Padahal, di masa kejayaannya pada 2019, perusahaan ini mencatatkan laba bersih hingga Rp10,8 triliun. Penurunan ini bukan hanya angka di atas kertas, tapi juga mencerminkan krisis yang lebih dalam dalam operasional dan strategi bisnis perusahaan.

Harga Rokok Naik, Daya Beli Turun

Salah satu penyebab utama kemerosotan ini adalah kenaikan harga jual eceran (HJE) rokok yang ditetapkan pemerintah sejak Januari 2025. Kenaikan ini membuat konsumen berpikir dua kali untuk membeli rokok, terutama di tengah daya beli masyarakat yang stagnan. Akibatnya, penjualan rokok Gudang Garam pun ikut merosot tajam.

Operasional Diperlambat, Pembelian Tembakau Dihentikan

Sebagai respons atas penurunan penjualan, Gudang Garam bahkan menghentikan pembelian tembakau dari petani di Temanggung. Stok bahan baku yang mereka miliki disebut cukup untuk produksi hingga empat tahun ke depan. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan sedang menahan laju produksi secara signifikan.

Harga Saham Anjlok

Dampak dari krisis ini juga terlihat di pasar saham. Harga saham Gudang Garam yang pernah mencapai Rp90.000 per lembar kini hanya diperdagangkan di kisaran Rp9.600. Penurunan ini mencerminkan hilangnya kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan.

Kondisi Gudang Garam saat ini menjadi cerminan tantangan besar yang dihadapi industri rokok di Indonesia. Di tengah regulasi yang semakin ketat dan perubahan perilaku konsumen, perusahaan-perusahaan besar pun tak luput dari risiko kejatuhan. Apakah Gudang Garam mampu bangkit kembali, atau akan menjadi sejarah seperti raksasa-raksasa bisnis lainnya yang tumbang? Waktu yang akan menjawab. (MET)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Nasional

Kunjungi Ancol Bersama Keluarga

Jakarta Swara Pembangunan Kawasan wisata Ancol kembali menghadirkan Promo Spesial Paket hemat...

Nasional

Plastik Langka Setiap Hari Harga Melonjak Naik, Dampak Terasa Hingga Daerah

Jakarta, Swara Pembangunan Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/4), Menteri Perdagangan...

Nasional

Walikota Jakarta Utara Lepas Keberangkatan Tim Asesmen PMI Jakarta Utara ke Wilayah Bencana Aceh

Jakarta, Swara Pembangunannews.com Walikota Jakarta Utara diwakili Wakil Walikota Jakarta Utara Fredy...

Nasional

DPP IP-KI Mengadakan MoU dengan PMI Jakarta Utara bersama UNITI Dalam Bantuan Sumatra

Jakarta, Swara Pembangunannews.com Bencana alam yang mendera Pulau Sumatra 3 (tiga) minggu...