Thursday , 28 May 2026
DKI Jakarta

Kunjungan 12 Komunitas Picu Penetapan Pengelolaan Sampah sebagai Ikon Resmi RT 08 Malaka Jaya

Jakarta, Swara Pembangunannews.com

Kunjungan 12 komunitas lintas wilayah dan institusi ke RT 08 RW 04 Malaka Jaya pada Minggu pagi (1/2/2026) tidak berhenti sebagai ajang diskusi. Kehadiran mereka justru menjadi pemicu lahirnya keputusan strategis: pengelolaan sampah ditetapkan secara resmi sebagai ikon utama dan pondasi pembangunan RT 08.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui Rapat Pengurus RT 08 RW 04 Malaka Jaya yang digelar di hari yang sama, dan dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua RT Nomor 01/SK/RT08-RW04/01/2026, yang menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan lagi kegiatan tambahan, melainkan fondasi seluruh program lingkungan, pangan, energi, dan ekonomi warga

SURAT KEPUTUSAN RAPAT PENGURUS …

Ketua RT 08 RW 04 Malaka Jaya, Taufiq Supriadi Yusuf, menyampaikan bahwa keputusan ini lahir dari proses belajar bersama, bukan sekadar inspirasi sesaat.

“Pagi hari kami menerima tamu dari berbagai komunitas yang datang untuk belajar. Siangnya, pengurus RT bersepakat bahwa praktik baik ini harus dikunci dalam kebijakan. Maka kami tetapkan pengelolaan sampah sebagai ikon resmi RT8,” ujarnya.

Dari Kunjungan Menjadi Komitmen

Sebanyak 12 komunitas dan institusi hadir dan berinteraksi langsung dengan warga dalam kegiatan Ngobrol Santai Hukum Lingkungan & Pencegahan Krisis Planet, yaitu:

Fakultas Hukum UPH

Indorelawan

Unfiltered

Eco Enzym Nusantara, Depok

Napak Bhumi

ASIX Go Green

RASE FM Bandung

Kelurahan Pejaten Timur

Kelurahan Tirta Jaya, Depok

RW 04 Malaka Sari Teratai Berseri

RW 02 Kelurahan Manggarai

RT 007 RW 018 Taman Pulo Indah, Penggilingan

RT 05 RW 04 Panongan, Cikupa

Komunitas warga dan pegiat lingkungan lintas wilayah Jabodetabek

Dalam kunjungan tersebut, para peserta menyaksikan langsung praktik pemilahan sampah dari rumah, pengolahan organik melalui kompos dan maggot, serta keterkaitannya dengan pertanian, perikanan, dan gizi warga.

Menurut salah satu peserta, kekuatan RT 08 bukan hanya pada inovasi teknis, tetapi pada keberanian mengikat praktik warga ke dalam keputusan resmi.

“Banyak tempat punya ide, tapi jarang yang langsung menetapkan dalam kebijakan RT. Di sini, praktik langsung dikunci dengan komitmen pengurus,” ujarnya.

Sampah sebagai Titik Masuk Perubahan

Dalam SK yang ditetapkan, pengelolaan sampah ditegaskan sebagai ikon RT8, sekaligus menjadi penghubung seluruh bidang kepengurusan: lingkungan hidup, poktan pertanian dan perikanan, PKK, UMKM, hingga teknologi informasi dan pelaporan berbasis data.

Pendekatan ini menjadikan RT 08 Malaka Jaya tidak hanya sebagai lokasi kegiatan, tetapi sebagai laboratorium hidup kebijakan lingkungan berbasis warga, tempat praktik, edukasi, dan regulasi tumbuh secara berurutan dan saling menguatkan.

Pengurus RT berharap, model ini dapat menginspirasi wilayah lain untuk tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berani melangkah ke tahap komitmen dan kebijakan nyata.

“Kalau krisis planet terasa terlalu besar, kami mulai dari yang paling kecil: sampah di rumah sendiri, lalu kami jaga bersama,” tutup Taufiq. (DAS)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

DKI JakartaNasional

Beli Satu Tiket Bebas Masuk Seluruh Unit Rekreasi

Ancol Hadirkan Tiket Terusan Rp150.000, Bebas Masuk Seluruh Unit Rekreasi – Rayakan...

DKI JakartaNasional

Liburan Keluarga Penuh Ceria

Bertajuk Liburan Penuh Ceria Ancol Mempersembahkan Acara Konser Musik Spektakuler Jakarta, 15 Desember 2025 – SWARA PEMBANGUNAN Menyambut...

DKI Jakarta

Kepala KPP Pratama Bandung Bojonegara : Menginspirasi Pencegahan Krisis Planet melalui lorong Beton Malaka Jaya

Jakarta, Swara Pembangunannews.com Di tengah kesibukan mengurus penerimaan negara, Kepala Kantor Pajak...

DKI Jakarta

Relawan Jakarta Butuh Figur Ibu

Jakarta, Swara Pembangunannews.com Di tengah hiruk pikuk kontestasi pemilihan tampuk pimpinan di...